Berita Edikasi : 16 September 2012 : UU No 12/2012 Buat Kondisi PTS Semakin Terjepit

1 ) UU No 12/2012 Buat Kondisi PTS Semakin Terjepit
http://www.pikiran-rakyat.com/node/203549

Sabtu, 15/09/2012 – 12:28
BANDUNG,(PRLM).- Dengan disahkannya UU No. 12/2012 tentang “Perguruan Tinggi” membuat kondisi perguruan tinggi swasta (PTS) makin terjepit. Hal itu disebabkan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bisa membuka program Diploma baik D-1, D-2, D-3, maupun D-4. “Konsekuensi adanya UU itu akan membuat persaingan makin hebat dan PTS-PTS tersisih dalam mendapatkan mahasiswa baru,” kata Ketua STMIK AMIK Bandung, Bambang Eko Putranto, dalam wisuda STMIK AMIK Bandung di Hotel Horison, Sabtu (15/9/12). PTN-PTN bisa membuka pendidikan vokasional D-1 dan D-2 dengan penguatnya politeknik untuk D-3 dan D-4. “Ini tantangan bagi PTS untuk mencari peluang dan bekerja sama dengan PTN, seperti ITB. PTS juga membentuk konsorsium maupun asosiasi untuk menghadapi persaingan ketat ini,” ujarnya. Selain itu, STMIK AMIK Bandung juga mengembangkan program khusus, seperti pembuatan game, keamanan komputer, multimedia, e-business, maupun teknisi jaringan. “Dengan Seamolec untuk pengembangan pendidikan jarak jauh sehingga kuliah tak perlu datang ke kampus,” katanya. (A-71/A-89)***

…dst

2) Setiap Jam Muncul Aplikasi Baru Komputer
http://www.pikiran-rakyat.com/node/203556

Sabtu, 15/09/2012 – 17:34
BANDUNG, (PRLM).- Perkembangan teknologi informasi amat cepat sehingga setiap jam muncul aplikasi baru komputer. Padahal, aplikasi itu baru saja diperbaiki enam jam atau maksmal sehari oleh programer komputer di belahan dunia lainnya. “Saat ini kita berada pada era yang amat cepat bahkan super cepat sehingga mau tak mau perlu mengikuti perkembangan yang ada,” kata Direktur Asosiasi Menteri Pendidikan Asia Tenggara (Seamolec), Gatot Hari Priowirjanto, dalam wisuda STMIK AMIK Bandung, Sabtu (15/9/12) di Hotel Horison. Menurut Gatot, untuk ilmu baru yang sebatas pengetahuan bisa dikompilasi dalam waktu 10 menit, sejam, atau maksimal sehari. “Kita bisa sebarkan ilmu baru itu tanpa harus melalui proses yanbg panjang dan sulit,” katanya. Bahkan, saat ini sudah berkembang sistem pembelajaran jarak jauh berbentuk hologram tiga dimensi untuk mempercepat pembelajaran. “Kita bisa melihat dengan jelas guru, padahal mahasiswanya belajar masing-masing di rumah,” katanya. (A-71/A-89)

***

3 ) Teknologi Informasi dan Komunikasi Ciptakan Revolusi Dalam Belajar
http://www.pikiran-rakyat.com/node/203558

Sabtu, 15/09/2012 – 17:59
BANDUNG, (PRLM).- Terknologi informasi dan komunikasi telah menciptakan terjadinya revolusi dalam belajar. Tidak harus belajar tatap muka di kelas karena sudah ada teknologi hologram sehingga seakan-akan kuliah tatap muka langsung. “Dengan teknologi hologram kita bisa melihat secara jelas guru atau dosen di depan meja komputer. Hal itu disebabkan suara maupun gambar tiga dimensinya amat jelas,” kata Direktur Seamolec, Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto, dalam orasi ilmiah wisuda STMIK AMIK Bandung, di Hotel Horison, Sabtu (15/9/12). Lebih jauh Gatot mengatakan, sekolah maupun universitas akan berubah fungsi dengan cepat di masa mendatang. “Dengan teknologi informasi memudahkan adaptasi ilmu dan mengombinasikannya dengan cepat. Tentu siswa/mahasiswa maupun guru dituntut untuk terus belajar,” katanya. Khusus mahasiswa yang kuliah di program teknologi informasi, Gatot menyarankan agar menguasai bahasa asing, seperti Bahasa Inggris atau China. “Kuasai juga game android dan game JENI karena dibutuhkan pasar,” katanya. (A-71/A-89)

***

4 ) Pemenang Lomba LKP Berprestasi Akan Diikutkan dalam World Skill Competition 2013
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/666

09/16/2012 (All day)
Palangkaraya — Peraih gelar juara lomba Peserta Didik Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Berprestasi tingkat Nasional 2012 yang diselenggarakan Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (PAUDNI), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan diikutkan pada kejuaraan World Skill di Jerman tahun depan. Untuk itu, para juara ini akan diupayakan untuk terus mendapatkan pelatihan menjelang kompetisi tingkat internasional tersebut. Demikian disampaikan Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Wartanto dalam acara Pemberian Penghargaan Pemenang Lomba LPK Berprestasi Tingkat Nasional 2012 yang diselenggarakan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sabtu (15/9) malam. Ia mengatakan, lomba yang baru diselenggarakan sejak 2010 lalu merupakan upaya pemerintah untuk menunjukkan bahwa peserta didik kursus juga dapat berbicara di tingkat internasional. “Karena itu, pemenang lomba ini kami ikutkan dalam ASEAN Skill Competition dan World Skill Competition tahun lalu di Inggris. Sementara pemenang tahun ini akan diupayakan untuk diikutsertakan dalam World Skill Competition di Jerman,” ucap Wartanto seraya menambahkan, lomba tersebut diikuti oleh 63 peserta dari 30 provinsi.

…dst

5) Hari Aksara Internasional
Pesawat Mendikbud Batal Landing di Palangkaraya karena Kabut Asap
http://news.detik.com/read/2012/09/16/103414/2020882/10/pesawat-mendikbud-batal-landing-di-palangkaraya-karena-kabut-asap?n991102605

Minggu, 16/09/2012 10:34 WIB
Palangkaraya, Kunjungan Mendikbud M Nuh ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, terganggu. Pesawat M Nuh batal landing dan harus kembali ke Balikpapan gara-gara kabut asap. M Nuh dijadwalkan membuka Hari Aksara Internasional ke-47 Tingkat Nasional di Palangkaraya pada pukul 08.00 WIB. Rombongan yang menggunakan pesawat seharusnya tiba di Bandara Cilik Riwut Palangkaraya pada pukul 07.30 WIB. Kepala Bandara Cilik Riwut, Normandani menyatakan, cuaca tidak memungkinkan pesawat untuk landing. Jarak pandang hanya 400 meter, sementara pesawat bisa landing jika jarak pandang di atas 1000 meter. “Tidak memungkinkan (untuk landing) dengan jarak pandang 400 meter,” katanya.
Ditambahkan Norman, setelah batal landing, rombongan Mendikbud kembali ke Bandara Sepinggan, Balikpapan, Kaltim. Pada pukul 09.30 WIB, pesawat berangkat lagi Bandara Cilik Riwut dan landing sekitar pukul 10.20 WIB. Kini kabut asap tak sepekat sebelumnya.(try/rmd)

…dst

6 ) Hari Aksara Internasional
Mendikbud Didemo di Palangkaraya
http://regional.kompas.com/read/2012/09/16/10385185/Mendikbud.Didemo.di.Palangkaraya

Minggu, 16 September 2012 | 10:38 WIB
PALANGKARAYA, KOMPAS.com- Kalangan mahasiswa akan menggelar unjuk rasa sehubungan dengan kedatangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh. Mendikbud datang di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, untuk menghadiri puncak peringatan Hari Aksara Internasional ke-47. Sedaianya, unjuk rasa akan digelar Minggu (16/9/2012) pukul 11.00, ketika Mendikbud tiba di Palangkaraya. Namun hingga saat ini Mendikbud belum tiba karena penerbangan terganggu kabut asap. Para pengunjuk rasa tergabung dalam Gerakan Mahasiswa (Gema) Palangkaraya. Juru bicara Gema Palangkaraya Tri K Atmaja menjelaskan, rute unjuk rasa yakni dari Masjid Salahudin menuju Gerbang Universitas Palangkaraya (Unpar). Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Kabupaten Katingan (Himapakat) Yusup Roni Tamanggung mengatakan, unjuk rasa digelar dengan tema matinya demokrasi pendidikan di Indonesia. “Unjuk rasa dilakukan terkait kedatangan Mendikbud ke Unpar dalam rangka Hari Aksara Internasional,” ujarnya.

…dst

7) Mahasiswa Brunei Ajar Bahasa Inggris di Lamongan
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/16/12061778/Mahasiswa.Brunei.Ajar.Bahasa.Inggris.di.Lamongan

Minggu, 16 September 2012 | 12:06 WIB
KOMPAS.com – Sekitar 13 mahasiswa dari Faculty of Art and Political Science dan Faculty of Economy Universiti Brunei Darussalam (UBD) datang ke Indonesia untuk mengikuti Community Outreach Program (COP), semacam kegiatan kuliah kerja nyata (KKN), Jumat (13/9/2012) lalu. Mereka akan mengajar Bahasa Inggris di sejumlah sekolah di Lamongan.
Wakil Dekan I FIB Unair Nur Wulan mengatakan, untuk satu bulan pertama, ketiga belas mahasiswa UBD akan diajak mengajar Bahasa Inggris di beberapa sekolah dan madrasah aliyah di Lamongan. Beberapa sekolah yang menjadi tempat mereka mengajar anatara lain; SMAN 1 Lamongan, SMA 2 Lamongan, MAN Lamongan, SMK Muhammadiyah Lamongan, dan SMK NU Lamongan. “Sebenarnya kegiatan utama mereka di sana adalah untuk meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris siswa-siswa tersebut. Jadi peran mereka di sana nanti seperti native speaker. Selain itu, pihak sekolah juga sudah berencana akan mengajak mahasiswa UBD itu untuk ikut kegiatan sosial yang diselenggarakan sekolah,” katanya seperti dikutip dari laman resmi Universitas Airlangga Selain mengajar Bahasa Inggris di sekolah-sekolah di Lamongan, pada bulan mahasiswa UBD ini juga akan diajak menjadi pengajar di Sekolah Unair Mengajar, untuk mengajar anak-anak jalanan bersama para pengajar muda di Unair.

…dst

8 ) Hati-hati, Jangan Tertipu Kisi-kisi Soal UN
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/16/11510280/Hati-hati.Jangan.Tertipu.Kisi-kisi.Soal.UN

Minggu, 16 September 2012 | 11:51 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak mempercayai kisi-kisi atau bocoran soal ujian nasional (UN) yang diperjualbelikan bebas di pasaran. Pasalnya, tidak akan ada kisi-kisi atau kunci jawaban UN yang diperjualbelikan terlebih dengan embel-embel akurasi yang tinggi. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Chairil Anwar Notodiputro menyampaikan, kisi-kisi UN 2013 tidak disajikan dalam bentuk butir-butir soal. Akan tetapi, kisi-kisi yang diberikan hanya menampilkan judul, atau panduan mengenai materi apa saja yang akan diujikan. “Kami tidak mengeluarkan kisi-kisi UN dalam bentuk butiran soal. Tapi hanya tor-nya saja, bukan latihan soal. Hati-hati jika ada pihak yang coba menipu dengan iming-iming akurasi tinggi,” kata Chairil kepada Kompas.com, Sabtu (15/9/2012), di Jakarta. Kisi-kisi soal UN akan dijadikan landasan untuk pembuatan soal ujian. Bersama Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Kemendikbu terus berkoordinasi menggodok kisi-kisi tersebut. Rencananya, kisi-kisi UN akan disosialisasikan kepada seluruh siswa pada Oktober bulan depan. Semua tergantung keputusan dari BSNP atas draf kisi-kisi yang direkomendasikan oleh Kemendikbud.

…dst

9 ) Tiap Tahun, 1,2 Juta Lulusan SMP Berhenti Sekolah
http://edukasi.kompas.com/read/2012/09/16/11273913/Tiap.Tahun.1.2.Juta.Lulusan.SMP.Berhenti.Sekolah

Minggu, 16 September 2012 | 11:27 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Jumlah siswa lulusan tingkat SMP yang tak melanjutkan ke tingkat SMA masih sangat besar. Tiap tahunnya, dari sekitar 3,5 jumlah siswa di tingkat SMP, sekitar 1,2 juta siswa tercatat tidak melanjutkan ke SMA. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hamid Muhammad menyampaikan, ada banyak faktor yang memicu para siswa tak melanjutkan pendidikannya. Secara umum, faktor terbesar adalah karena ketidakmampuan finansial, dan akses pendidikan menengah di daerah yang masih belum terbuka selebar di kota-kota besar. “Itu catatan kami, memang masih besar jumlah siswa SMP yang tidak melanjutkan ke SMA,” kata Hamid saat ditemui Kompas.com di gedung Kemendikbud, Jakarta, Jumat (14/9/2012). Untuk itu, kata Hamid, para siswa yang lulus di tingkat SMP terus didorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah, khususnya ke program studi di SMK. Melalui Pendidikan Menengah Universal (PMU), pihaknya mematok target untuk memangkas angka lulusan SMP yang tidak melanjutkan sampai 585 ribu siswa.

…dst

10 ) Keterbatasan Ekonomi Tak Jadi Penghalang
Tiga Siswa SMP Terbuka Juara III Lomojariep
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/09/15/198810/Keterbatasan-Ekonomi-Tak-Jadi-Penghalang-

15 September 2012
KETERBATASAN ekonomi tidak menyurutkan semangat Susila Puji (15), Nurul Fatmawati Devisaputri (15), dan Norma Hidayah (15), untuk terus belajar. Mereka berharap dengan belajar di SMP Terbuka, cita-cita dan mimpi mereka dapat terwujud. Tiga siswa asal SMP Terbuka Wangon, Banyumas, yang menjadi wakil Jawa Tengah di ajang Lomba Motivasi Belajar Mandiri (Lomojari) 2012 itu, berhasil menyabet juara III. Amanah almarhumah ibunda Nurul terus menyelimuti benaknya. Sebelum meninggal, sang ibu sempat mengutarakan harapannya agar Nurul dapat menjadi dokter kelak. Itulah yang menjadi penyemangat dirinya untuk terus menimba ilmu. “Cita-citaku ingin jadi dokter, itu amanah dari ibu. Ibu ingin anaknya menjadi dokter,” tuturnya. Keterbatasan ekonomi keluarga yang memaksa remaja kelahiran 2 April 1998 ini untuk bersekolah di SMP terbuka, bukan di SMP reguler. Akan tetapi, hal itu tidak lantas membuatnya menjadi minder. Menurutnya, ilmu dapat diperoleh di mana pun. Semua tergantung dari niat dan semangat.Kegigihannya untuk belajar terbukti dengan prestasi di sekolah. Dia selalu mendapat ranking 10 besar. Gadis murah senyum itu menuturkan harapannya untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Ingin bisa sekolah di SMA,” harap Nurul.

…dst

11 ) Inilah Lima Tipe Korupsi di Indonesia
http://nasional.kompas.com/read/2012/09/15/21182427/Inilah.Lima.Tipe.Korupsi.di.Indonesia

Sabtu, 15 September 2012 | 21:18 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Sebagian besar tindak pidana korupsi yang merugikan negara berkaitan dengan APBN/APBD. Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, ada lima tipe korupsi yang mengemuka sejak 2004. Tipe-tipe korupsi ini disampaikan Johan dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (15/9/2012). Menurutnya, tipe yang pertama berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa. “Lebih dari 60 persen yang ditangani KPK pengadaan barang dan jasa,” kata Johan. Dia mengatakan, korupsi pengadaan barang dan jasa adalah yang paling lumrah dan mudah. Korupsi tipe ini masih konvensional. “Bukan yang benar-benar canggih. Di sana seperti mark up (penggelembungan harga), penyalahgunaan kewenangan,” tambah Johan. Tipe kedua, papar Johan, korupsi yang berupa pungutan-pungutan liar oleh pejabat atau penyelenggara negara. Ketiga, korupsi terkait perizinan. Dalam hal ini, biasanya terjadi transaksi pemberian uang ke bupati-bupati atau pejabat daerah terkait penerbitan izin tertentu. Kekuasaan para penyelenggara untuk menandatangani perizinan tersebut, kata Johan, cenderung dibayar dengan uang.

…dst

12 ) Rektor Harvard Angkat Suara Soal Skandal Contek Massal
http://kampus.okezone.com/read/2012/09/15/373/690329/rektor-harvard-angkat-suara-soal-skandal-contek-massal

Minggu, 16 September 2012 11:04 wib
BOSTON – Rektor Harvard University Drew Faust menyatakan, para atlet bukanlah satu-satunya pihak yang harus disalahkan dalam skandal mencontek terbesar sepanjang sejarah Harvard. Namun, mereka juga tidak boleh diperlakukan berbeda dalam penyelidikan. “Hal ini bukanlah tentang kelompok siswa. Perkara ini juga tidak terbatas pada kelompok siswa tertentu,” kata Faust kepada Associated Press, seperti dilansir Huffington Post, Minggu (16/9/2012). Dalam wawancara perdananya dengan media setelah pihak kampus menemukan bahwa 125 mahasiswa dalam satu kelas dicurigai telah berbagi jawaban dalam sebuah ujian tersebut, Fraust menyatakan, kecurigaan ini telah mengenai inti dari nilai yang sangat berharga bagi Harvard. Bulan lalu, Harvard mengumumkan bahwa penyelidikan atas kesamaan jawaban ujian di antara lebih dari 100 mahasiswanya sedang berlangsung. Insiden ini terjadi pada ujian akhir semester yang bersifat buka buku dan bawa pulang (take home). Hukum federal melarang sekolah untuk mengidentifikasi siswa yang terlibat, termasuk kelasnya sekalipun. Tetapi publikasi sekolah menyatakan, kelas tersebut adalah mata kuliah “Introduction to Congress”, dan beberapa mahasiswa yang terlibat adalah para atlet.

…dst

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


eight − 3 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>