Unitomo Wisuda 1022 Lulusan : Gandeng BNN Wujudkan Kampus Bebas Narkoba

Komjen (Pol) Anang Iskandar Jabat Tangan Rektor Dr. Bahrul Amiq, SH, MH usai Penendatanganan MoU.
Komjen (Pol) Anang Iskandar Jabat Tangan Rektor Dr. Bahrul Amiq, SH, MH usai Penendatanganan MoU.

Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Sabtu (07/09) mengelar wisuda bagi 1022 lulusan program D3, S1 dan S2. Mereka berasal dari Fakultas Ilmu Administrasi 25orang, Fakultas Pertanian 11 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 106 orang,  Fakultas Ekonomi 81 orang, Fakultas Teknik 51 orang, Fakultas Sastra 54 orang, Fakultas Ilmu Komunikasi 48 orang, Fakultas Hukum 29 orang, dan Program Pascasarjana 617 orang.

Acara digelar di halaman kampus Unitomo Jalan  Semolowaru Surabaya dipimpin rektor Dr. Bachrul Amiq, SH, MH.Tampil sebagai lulusan terbaik Azizah Algadrie dari Program Studi Magister Ilmu Komunikasi. Azizah, begitu ia biasa disapa, berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00. Staf pengajar John Robert Powers Surabaya yang pernah lama tinggal di Amerika Serikat ini dinyatakan lulus setelah menyelesaikan tesis bertema “Pengaruh Kepercayaan Diri Dalam Keberhasilan Komunikasi Inter Personal”.

Penandatangani MoU BNN dengan Unitomo saat wisuda di saksikan Kord Kopertis Wil.7 dan Ketua Dewan Pembina YPCU
Penandatangani MoU BNN dengan Unitomo saat wisuda di saksikan Kord Kopertis Wil.7 dan Ketua Dewan Pembina YPCU serta Ketua Dewan Pengurus YPCU

Test Urine : Pelopori Gerakan Kampus Bebas Narkoba.

Dalam kesempatan ini juga ditandatangani naskah kerjasama (Memorandum of Understanding) Unitomo dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI tentang Pencegahan dan Pemberantasan, serta Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Penandatanganan dilakukan rektor Unitomo Dr. Bachrul Amiq, SH, MH, Komjen Pol. Anang Iskandar, dan Koordinator Kopertis Wilayah VII Prof. Dr. Sugiyanto.  “Kami ingin memulai gerakan kampus bebas narkoba di Jawa Timur. Itu sebabnya kami meminta kesediaan Bapak Koordinator Kopertis untuk ikut menandatangani naskah kerjasama ini dengan harapan bisa diperluas ke PT-PT lain di Jawa Timur”, ujar Bachrul Amiq dalam konferensi pers seusai acara wisuda.

Sebagai langkah awal, lanjut Amiq, pihaknya akan melakukan tes urine bagi seluruh sivitas akademika. “Ini tidak hanya dilakukan bagi mahasiswa baru yang minggu depan akan menempuh ospek, tapi juga seluruh sivitas akademika, mulai dari rektor, dosen dan karyawan serta seluruh mahasiswa. Pelaksanaannya bertahap menyesuaikan dengan agenda BNNP Jatim”, ujarnya.

Bagaimana jika dari hasil tes urine ditemui ada yang pernah memakai narkoba, menurut Amiq hal itu tidak masalah. “Hak sebagai mahasiswa tetap tidak dicabut, hanya saja yang bersangkutan wajib melakukan rehabilitasi di lembaga tertentu yang menangani rehabiltasi sesuai kesepakatan pihak Unitomo dan BNNP Jawa Timur“, ujar Doktor bidang ilmu hukum ini.

Sementara itu, menurut Anang Iskandar, selain membantu pelaksanaan tes urine, pihaknya juga menyiapkan berbagai kegiatan seperti penyuluhan, pelatihan dan pendampingan terhadap Unitomo dalam upaya pencegahan dan pemberantasan, serta penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. “Harapannya semua mahasiswa Unitomo bisa menjadi kader anti narkoba”, ujar mantan Kapowiltabes Surabaya yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat Kapolri pengganti Timur Pradopo ini.

Selain dengan BNN dalam kesempatan ini rektor Unitomo juga menandatangani nota kesepahaman dengan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Energi Sumber Daya Mineral Kementerian ESDM Teguh Pamuji. Penandatanganan disaksikan Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo yang sekaligus memberi orasi ilmiah tentang pengembangan sumber daya manusia di bidang ESDM.(Dandy)

Share This: