Mahasiswa FKIP Kembangkan Usaha Es Kriyur

Empat mahasiswa FKIP Unitomo berhasil mengembangkan ide kreatif pembuatan Es Krim Sayur (Es kriyur). Mereka adalah Nurul Hidayati, Royanatul Mahbubah, Nuripah dan Imron Amrullah. Es krim berbahan dasar sayur ini awalnya merupakan ide Nurul Hidayati yang mengaku prihatin dengan keponakannya yang susah mengkonsumsi sayuran. “Oleh kakak saya, awalnya saya disarankan untuk membuat makanan snack yang berbahan dasar wortel dan bayam. Namun karena keponakan saya penyuka es krim, maka saya tergerak untuk bereksperiman membuat es krim yang berbahan dasar sayur”, ujarnya.

Nurul mengaku eksperimennya tidak langsung membuahkan hasil menggembirakan. “Waktu pertama saya cobakan ke keponakan saya, es krim wortel dan tomat buatan saya sering dilepeh karena rasanya yang barangkali terasa asing”, ungkapnya. Itu sebabnya ia terus bereksperimen. Salah satunya dengan menambahkan santan dan susu manis pada es krim sayurnya. Upaya ini akhirnya berhasil. “Keponakan saya senang menikmati es krim sayur buatan saya”, ujarnya.

Hasil penemuannya ini lalu di diskusikan dengan para sahabatnya yang juga pegiat sastra di fakultas. Atas saran dosen

Es Kriyur (Es Krim Sayur)

pembimbing ide unik Nurul tersebut diikutkan program kreatifitas mahasiswa (PKM) tahun 2011 yang dihelat Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Propinsi Jatim untuk pertama kalinya. Di antara 23 proposal yang dikirim Unitomo dan ratusan proposal perguruan tinggi se Jatim, es krim sayur adalah salah satu yang lolos. Sebagai hadiah, Diknas memberikan dana hibah 15 juta rupiah untuk mengembangkan usaha itu.

Menurut Nurul, pembuatan es kriyur memang memakan waktu agak lama. Apalagi karena ia dan kawan-kawannya menggunakan peralatan yang relatif seadanya. Setelah adonan dingin dan diaduk lalu dituangkan dalam cup es krim dan dimasukkan ke frezzer. “Butuh waktu sekitar 8-9 jam agar bisa menjadi es krim. Tiap 3 jam sekali, es krim harus diaduk, sebab bahan sayur agak sulit bercampur dengan bahan lain,” terang gadis manis berjilbab tersebut.

Wakil Rektor III Unitomo, Ir. Samsul Huda, MP pun mengaku bangga dengan pencapaian ini. “Tentu saya sangat appreciate dengan apa yang telah dilakukan oleh Nurul dan kawan-kawan. Meski berasal dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra, tapi mereka mampu mengembangkan ide kreatif menjadi ide bisnis yang berbeda dengan background studi mereka. Saya akan membantu memfasilitasi jika mereka ingin terus mengembangkan usaha ini di kampus”, ujar wakil rektor yang membidangi kemahasiswaan ini.

Diversifikasi Produk
Didampingi Mulyono, Spi ketika diwawancarai Jawa Pos

Share This: