Mahasiswa Setsunan University Ikuti Kuliah Lapangan Tentang Pemilu

Ditemani oleh Mahasiswa Fakultas Sastra Unitomo para mahasiswa Setsunan University di beri penjelasan tentang Calon Legislatif di TPS 10 Semampir
Ditemani oleh Mahasiswa Fakultas Sastra Unitomo para mahasiswa Setsunan University di beri penjelasan tentang Calon Legislatif di TPS 10 Semampir

Meskipun hari itu Rabu (9/4) langit Surabaya sangat cerah dan panas tetapi tidak mengurangi antusiasme delapan mahasiswa dari Universitas Setsunan Jepang untuk ikut kuliah lapangan mengenai proses pemilu di Indonesia.

Kuliah Lapangan yang bertempat di TPS 10 Kelurahan Medokan Semampir ini narasumberi langsung oleh Dr. Bachrul Amiq, SH, MH. Dalam kuliahnya yang langsung berada dilokasi tersebut Bachrul Amiq banyak menjelaskan tentang proses dan tahapan Pemilu di Indonesia yang jujur dan adil serta banyaknya partai politik yang harus di pilih oleh rakyat. Setelah antusias mendengarkan ulasan dari Pak Amiq, delapan mahasiswa Jepang tersebut di beri kesempatan oleh Ketua KPPS untuk berperan sebagai petugas KPPS seperti memanggil pemilih yang sudah antri dan memberikan kartu suara kepada mereka.

Bapak Bachrul Amiq sebagai Narasumber memberikan penjelasan proses Pemilu Indonesia di TPS 10
Bapak Bachrul Amiq sebagai Narasumber memberikan penjelasan proses Pemilu Indonesia di TPS 10 (Robert-Ciphoc)

Menurut Bachrul Amiq demokrasi di Indonesia pasca reformasi berkembang sangat pesat. Seperti banyak partai yang ikut pada pesta demokrasi kali ini. “Tentu saja proses pemilu disini berbeda dengan di Jepang”, ujar dosen FH yang Juga Doktor Hukum Tata Negara ini. Penuturan serupa dinyatakan oleh Nana Araki. Mahasiswi dari Jepang ini membanding pemilu Indonesia dan Jepang. “Kalau di Jepang kita tidak mencoblos tapi hanya menulis dengan bolpoin”, ujarnya.

Hal ini pun di iyakan oleh Rena Kasumoto salah satu mahasiswa Setsunan University Jepang yang belajar Bahasa Indonesia di Unitomo “Di Jepang yang dipilih hanya parlemen saja, tidak seperti di Indonesia yang parlemen dan presiden juga dipilih langsung oleh rakyat”, tuturnya dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata.

Ketua KPPS 10 Semampir Surabaya juga turut beri penjelasan kepada mahasiswa Setsunan University Jepang
Ketua KPPS 10 Semampir Surabaya juga turut beri penjelasan kepada mahasiswa Setsunan University Jepang

Sebenarnya kuliah lapangan yang telah diikuti para mahasiswa Jepang di Unitomo tidak terbatas di masalah politik saja tetapi juga yang menyangkut budaya Indonesia. Menurut Cicilia TantriĀ  Suryawati Wakil Dekan Fakultas Sastra Unitomo bahwa disamping berkunjung ke obyek wisata mereka juga diajak meneliti sentra kerajinan. “Mereka setelah itu wajib membuat paper berbahasa Indonesia sebagai laporan di setiap tugas mereka”, kata Tanri. (Agus/Robert-Ciphoc)

 

 

 

Gallery Foto :

Rena Kusumoto dan Nana Araki membantu petugas KPPS 10 memanggil para pemilih
Rena Kusumoto dan Nana Araki membantu petugas KPPS 10 memanggil para pemilih
Dibantu para mahasiswa Setsunan Jepang lainnya
Dibantu para mahasiswa Setsunan Jepang lainnya (Robert- Ciphoc)

Rena Kusumoto simulasikan tanda tinta di jarinya usai mencoblos
Rena Kusumoto simulasikan tanda tinta di jarinya usai mencoblos
Nana Araki peragakan celup jari di tinta pemilu
Nana Araki peragakan celup jari di tinta pemilu (Robert Ciphoc)

Rena tersenyum setelah mencoblos (Robert Ciphoc)
Rena tersenyum setelah mencoblos (Robert Ciphoc)
Senang dan antusias terlihat di wajah mereka setelah ikut peragaan pemiliu di TPS 10 (Robert-Ciphoc)
Senang dan antusias terlihat di wajah mereka setelah ikut peragaan pemiliu di TPS 10 (Robert-Ciphoc)
Para Mahasiswa Setsunan University Foto bersama Ibu Lilis Iriani Bachrul Amiq dan Putrinya Yustiana Amalia usai ikuti Kuliah Lapangan tentang Pemilu
Para Mahasiswa Setsunan University Foto bersama Ibu Lilis Iriani Bachrul Amiq dan Putrinya Yustiana Amalia usai ikuti Kuliah Lapangan tentang Pemilu

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *
Email *
Website