Relawan Kampus Unitomo Sosialisasikan Resapan Biopori di 3 Desa

Mahasiswa Unitomo yang tergabung sebagai Relawan Kampus
Mahasiswa Unitomo yang tergabung sebagai Relawan Kampus

Meskipun matahari Kota Gresik kala itu terasa terik tapi tidak mengurangi semangat mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) yang tergabung dalam Aktivis Relawan Tangguh Sabtu (18/05) mengadakan aksi sosial penyuluhan lingkungan dan pengadaan biopori di beberapa kampung di Kabupaten Gresik.
Kegiatan yang dipusatkan di Kelurahan Gending Kecamatan Kebomas Gresik Jawa Timur dihadiri puluhan warga setempat. Kegiatan aksi ini di selenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur yang bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Gresik serta Pusat Studi Bencana dan Lingkungan (PSBL)-LPPM Unitomo.

Abu Hasan Kalaksa BPBD Kabupaten Gresik memberi sambutan
Abu Hasan Kalaksa BPBD Kabupaten Gresik memberi sambutan

Menurut Wildan salah satu penyelenggara kegiatan ini menyebutkan aksi ini merupakan sosialsasi program biopori yang berguna bagi lahan agar terjadi resapan ketika hujan turun.
“Sengaja kami turunkan tim dengan bekerjasama dengan rekan mahasiswa pts lain agar sosialsasi di tiga desa sini lebih cepat”, ujarnya optimis.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini Kepala BPBD Kabupaten Gresik Abu Hasan dan Ketua PSBL-LPPM Unitomo Dr. Hendro Wardhono serta perangkat desa setempat.
Beberapa desa yang mendapat kesempatan pemanfaatan sosialisasi resapan biopori meliputi 3 desa yaitu Desa Gending, Desa Kramatinggil dan Desa Tlagapatut.

Dr. Hendro Wardhono, M.Si Ketua Pusat studi bencana dan Lingkungan LPPM Unitomo memberikan arahan dan sambutan sosialisasi
Dr. Hendro Wardhono, M.Si Ketua Pusat studi bencana dan Lingkungan LPPM Unitomo memberikan arahan dan sambutan sosialisasi

Dalam paparannya Hendro Wardhono menjelaskan pentingnya resapan air dari agar tidak menggenang dan selanjutkan akan mengganggu lingkungan serta berpotensi banjir.
“Pemasangan Biopori ini merupakan salah satu dari rangkaian program kegiatan rutin BPBD Jatim dan PSBL-Unitomo dengan agenda penanganan dan pelatihan sigap bencana untuk masyarakat”, kata Ketua PSBL-LPPM Unitomo ini.
“Kami berharap program ini berguna bagi masyrakat dan bisa diterapkan di lingkungan desa sekitar Gresik khususnya, serta nantinya masyarakat bisa menjaga dan membuat biopori sendiri dirumah mereka masing-masing”, imbuhnya di sela-sela acara sosialisasi ini.

aplikasi biopori dilakukan relawan kampus di kelurahan kramatinggil gresik
aplikasi biopori dilakukan relawan kampus di kelurahan kramatinggil gresik

Seperti yang diketahui alat Biopori ini terbuat dari pipa paralon ukuran 1 meter dengan lubang kurang lebih 1cm. di sisi-sisinya. Setelah itu di isi dengan air garam kemudian ditutup dengan penutup paralon pada ujung-ujungnya yang sudah dilubangi.
Manfaat biopori sangat besar, biopori bisa menyerap genangan air yang susah meresap kedalam tanah yang diakibatkan struktur tanah yang kurang baik. Fungsi air garam dalam biopori untuk membuka pori-pori tanah agar air bisa cepat meresap.
Sebelum terjun dimasyarakat uji sample Biopori ini diterapkan di kampus halaman kampus Unitomo.( bakti/wildan)

 

Gallery Foto :

Aplikasi biopori dilakukan relawan kampus di kelurahan Tlagapatut Gresik
Aplikasi biopori dilakukan relawan kampus di kelurahan Tlagapatut Gresik
Relawan Kampus Bersiap Melakukan Aksinya di Masyarakat
Relawan Kampus Bersiap Melakukan Aksinya di Masyarakat

 

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *
Email *
Website