Deklarasikan Anti Narkoba Mahasiswa Baru Unitomo 2017

Maba Unitomo 2017 sedang menandatangani Deklarasi Anti Narkoba

Sebanyak 700 mahasiswa baru Tahun Akademik 2017-2018 Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Senin (21/8) menyatakan kesiapan menolak peredaran narkoba. Hal itu dinyatakan  dalam deklarasi anti narkoba se usai penyuluhan antinarkoba oleh BNNP Jatim pada kegiatan di hari ke-2 Pra (Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unitomo.

Dalam paparannya Satriyono dari BNNP Jatim  menyatakan dukungannya terhadap upaya pihak kampus untuk memerangi narkoba. Ia menengarai peredaran narkoba juga menyasar mahasiswa di kampus-kampus perguruan tinggi.

Dikatakannya, jumlah kasus narkoba terus meningkat setiap tahun. Dari  88 kasus pada tahun 2014,  menjadi menjadi 96 kasus  ditahun 2015 dan meningkat lagi menjadi 116 ditahun 2016. “Itu mencakup beragam kasus pil dobel L, Sabu-sabu, ganja dan sebagainya. Dan saya salut  Unitomo selama ini telah menjadi salah satu mitra BNNP dalam upaya memerangi persoalan ini”, ujarnya.

Maba Unitomo 2017 nyatakan Perang terhadap Narkoba

Aksi Deklarasi ini juga mendapat dukungan dari BEM Unitomo. Dalam statementnya sebelum deklarasi Dedi Ahmadi Presiden BEM Unitomo menyatakan siap mengawal upaya pemberantasan narkoba di lingkungan kampus.

“Kami  sudah menyiapkan tim untuk mengawasi mencegah masuknya barang haram ini di kampusUnitomo”, kata Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini.

Disela-sela kegiatan deklarasi, Suyanto Warek III Unitomo menjelaskan jumlah mahasiswa Unitomo yang mengikuti PKKMB merupakan sebagian dari total 1300 mahasiswa baru yang diterima Unitomo tahun ini. “Yang lain tidak bisa ikut karena mereka adalah mahasiswa dari kalangan karyawan yang sulit mendapatkan ijin dari  tempat mereka bekerja”, pungkas Suyanto (ADB)

Share This: