Mahasiswa Unitomo Surabaya Mampu Percepat Otak Komputer

Mahasiswa Universitas dr Soetomo (Unitomo) Surabaya, Bondan Arliado, mampu melakukan “overclokcing” (melebihkan kecepatan) “otak” komputer (processor) hingga 3,5 GH.

“Normalnya, kecepatan processor itu 2,3 GH, tapi saya mampu meningkatkan hingga 3,5 GH,” kata peraih juara ketiga pada ‘Giga Byte Open Overclocking Championship’ tingkat nasional pada medio 2010 itu ketika ditemui di kampus setempat, Selasa.

Di sela-sela seminar dan demo ‘Sistem Operasi Android, Digital Music, dan Overclocking’ yang diikuti puluhan pelajar SMAdi Surabaya,iamenjelaskan “overcloking” dapat meningkatkan daya sebuah processor menjadi lebih besar.

“Tapi, kalau tidak mampu melakukan ‘overclocking’ secara tepat, maka processor menjadi panas. Kalau tahu caranya akan menghemat biaya, karena processor berkecepatan 2,3 GH itu seharga Rp500 ribu dan harga yang berkecepatan 3,5 GH itu mencapai Rp700 ribu,” katanya.

Namun, katanya, melalui “overclocking” yang tepat akan dapat membuat processor seharga Rp500 ribu memiliki kecepatan setara dengan processor seharga Rp700 ribu atau bahkan lebih.

“Processor yang berkecepatan tinggi tanpa menimbulkan panas itu akan membuat proses editing foto, video, dan olah gambar yang biasanya dua jam atau bahkan lebih menjadi lebih cepat, bisa satu jam,” katanya.

Mahasiswa Fakultas Teknik Informasi Unitomo Surabaya itu mengatakan perusahaan komputer sebenarnya sudah menyiapkan “overclock” di dalamnya, namun perusahaan tidak memberikan cara melakukannya, sehingga tidak setiap orang mengetahui.

“Saya bersyukur dapat menjadi juara ketiga dalam kompetisi tahunan itu yang tahun lalu (2010) diikuti 20 peserta dari Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya yang umumnya praktisi dan profesional di bidang processor, sedangkan saya hanya mahasiswa,” katanya.

Dalam seminar itu, tim mahasiswa Unitomo lainnya mendemonstrasikan cara bermain musik dan menciptakan lagu tanpa menggunakan alat musik yang sesungguhnya seperti gitar, piano, dan drum.

Selain itu, tim mahasiswa Unitomo lainnya dalam seminar bertajuk “Update Technology” itu juga mendemonstrasikan Sistem Operasi Android yang kini “ditanam” di telepon genggam. http://www.antarajatim.com/Edy M Yakub/SA

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Name *
Email *
Website