Detail Berita

Image

Minggu, (14/4) bertempat di Auditorium Ki Moh Saleh Kampus Unitomo Himpunan Mahasiswa Manajemen (Himamen) Unitomo menggelar Management Fair 2017 yang di barengi dengan  Seminar Bisnis dan Business Plan Competition (BPC) serta event Bazaar produk UKM.

Kegiatan seminar bisnis  yang dihadiri 150 peserta dari siswa SMA /MA/SMK se-Jatim ini dihelat dengan tema “Langkah Awal Membangun Jiwa Entrepreneurship”. Dalam kegiatan  ini juga dipamerkan berbagai hasil ide bisnis buatan peserta lomba tersebut yang nantinya akan dipilih oleh hadirin dan dewan juri sebagai the best product.

Menurut Angga, Ketua Pelaksana Management Fair 2019, kegiatan ini adalah agenda rutin yang diadakan oleh Himamen Unitomo yang bertujuan untuk mewadahi ide bisnis anak muda kalangan SMA sederajat atau mahasiswa untuk berwirausaha. Sudah masuk 20 proposal bisnis tapi sudah tersaring secara ketat 18 proposal yang akan dikompetisikan di ajang ini.

"Saya sangat mengapreisasi semangat peserta siswa SMA yang mengirim proposal bisnis. Memang yang kami bidik adalah siswa SMA yang punya visi dan semangat berkreasi menuangkan ide kreatif bisnisnya," ujar mahasiswa Manajemen semester II ini . Di samping seminar dan kompetisi bisnis ini, pihaknya juga menggelar Bazar UKM dan pagelaran musik di kampus.
 
Hadir sebagai narasumber seminar bisnis tersebut adalah Drajat Irawan, Mufid Wahyudi, dan Erik Marsudi. Ketiga nara sumber tersebut dalam paparannya banyak memberikan motivasi serta tips dan trik dalam menjalankan bisnisnya, terutama bagaimana cara membangkitkan passion bisnis dan merencanakan bisnis yang matang di era milenial.

Dalam paparannya Drajat Irawan yang juga Birokrat ini banyak mengemukakan data-data potensi bisnis ter update khususnya bagi siswa SMA atau SMK yang ingin memulai bisnisnya agar terarah dan potensial.

“ Kondisi eksisting saat ini adalah peran entrepreneur milenial lebih dominan, apalagi tingkat kebutuhan manusia sekarang selalu mendapatkan dukungan dari teknologi dan internet. Karena itu perkuatlah sisi inovasi, kreatifitas dan entrepreneushipnya agar sukses”, ujarnya di hadapan siswa SMA dan SMK.

Sementara itu Mufid Efendi  dalam presentasinya disamping lebih banyak mengemukakan suka duka ketika ia memulai bisnisnya. Ia pun banyak memotivasi peserta seminar agar selalu fokus yang serius untuk sukses dalam bisnis.

"Kalau ingin berbisnis harus punya hasrat dan fokus. Jangan setengah-setengah. Karena kalau setengah-setengah maka bisnismu  pasti gagal” ungkapnya.

Ditambahkan pula oleh Mufid bahwa dalam bisnis itu harus selalu mencari peluang  sambil meramalkan kearah industri mana bisnis kita, sambil mencontoh pada bisnis Gojek.

“Di era industri 4.0 seperti sekarang ini banyak pergerakan bisnis jasa maupun produk menuju  kearah teknologi informasi. Karena itu sebaiknya persiapkan produk dan jasamu agar bisa mengarah ke digital”, imbuhnya.

Sementara itu Erik Marsudi Utomo dalam gilirannya lebih mengemukakan sisi spiritual, kejujuran dalam bisnis.

“Untuk memulai bisnis itu memang sulit dan banyak pertimbangan, namun bila kita telah yakin maka jalanilah dengan tekat dan strategi. Yang penting selalu khusnudzon dan bertawakal pada Tuhan Yang Maha Esa”, kata pemilik Restauran Warung Pak “D” ini.
Dari rangkaian kegiatan kompetisi / lomba Business Paln Competition (BPC) ini akhirnya terdapat beberapa peserta yang berhasil menjadi Juara yaitu Juara 1  SMA  Kelautan dan Perikanan Jember (Produk Coklat Priline), Juara 2 MAN 2 Gresik (Produk Sinom Daun Kelor) dan Juara 3 SMAN 16 Surabaya (Produk Sapunesia)-ADB