Detail Berita

Image

Minggu (19/05), jelang memeringati Hari Kebangkitan Nasional ke 111, segenap sivitas Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) melakukan refleksi di kawasan makam Dr. Soetomo, Jl. Bubutan Surabaya. Kegiatan yang dikawal langsung oleh Rektor, Bachrul Amiq ini melakukan ngaji bersama, membaca tahlil dan menabur bunga untuk sang pahlawan.

 

Ditemui di sela kegiatan, Bachrul Amiq mengatakan 20 Mei, 111 tahun lalu Dr. Soetomo yang masih berusia 19 tahun mampu membangkitkan negara Indonesia dengan semangat kebangsaan dan kerakyatan. “Mari momentum Kebangkitan Nasional ini menjadikan kita kembali bersatu. Jangan sampai politik memecah belah kita”, ujarnya.

 

Bachrul Amiq mengaku prihatin dengan kondisi yang tengah terjadi di negeri ini. Pemilu yang seharusnya menjadi pesta demokrasi justru malah sebaliknya. “Dr. Soetomo 111 tahun lalu berusia 19 tahun sudah mampu menciptakan kebangsaan kerakyatan, kita yang menjadi generasi penerus malah memecah belahnya”, jelasnya.

 

Karena itu dengan hadirnya seluruh sivitas akademika Unitomo di makam Dr Soetomo ini diharapka mampu menjadi pemersatu semua piha. Terutama para mahasiswa. “Mahasiswa harus mampu menjadi pemersatu bangsa yang terancam porak pranda ini”, pungkasnya.