Detail Berita

Image

Mahasiswa sebagai generasi yang berada pada masa produktif dituntut untuk memiliki berbagai keterampilan sebagai bekal menuju ketatnya kompetisi dunia kerja. Hal itu menjadi perhatian Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur menggagas program yang dapat mengasah keterampilan mahasiswa melalui program magang di BPN Prov. Jatim. Merealisasikan hal tersebut, Selasa (16/07), Pusat Karir dan Tracer Studi (PKTS) Unitomo menggelar kegiatan Pembekalan Magang di BPN Prov. Jatim.

Bertempat di Ruang Perpustakaan Lantai 4 Gedung H, kegiatan ini merupakan implementasi MoU yang dilakukan antara Unitomo dengan BPN Prov. Jatim sebulan lalu. "Kegiatan magang ini implementasi dalam segi pengabdian. Yang perlu diingat, Kememterian Ristekdikti akan mencanangkan perguruan tinggi wajib melakukan kegiatan magang, dan Unitomo sudah mendahului program tersebut", ungkap Rektor, Bachrul Amiq saat memberikan sambutan.

Bachrul Amiq menambahkan, saat ini Unitomo dalam mengakomodir program magang dengan membaurkan di program Kuliah Kerja Nyata (KKN). "Mahasiswa magang ini akan melakukan pengabdian di Masyarakat dan dibebani SKS seperti KKN, jadi yang ikut program magang ini sama seperti mengikuti program KKN", imbuhnya.

Ditemui di sela kegiatan, Rahmawati Erma Syandsyah, ketua PKTS mengatakan ada 80 mahasiswa yang mengikuti program magang di BPN Prov. Jatim yang akan disebar ke 12 Kabupaten. "Secara teknis nanti mahasiswa akan diarahkan langsung dan dibagi setiap Kabupaten untuk melakukan pengabdian ke masyarakat di bidang  Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL", ujarnya.

Sementara itu, Siswidodo, Kepala Bidang Hubungan Hukum Pertanahan Kantor Wilayah BPN Prov. Jatim mengatakan Program Magang dilaksanakan selama satu bulan pada Agustus 2019. "Program kerja yang dilakukan oleh peserta magang adalah membantu kami, tim BPN dalam program PTSL dengan mengumpulkan data yuridis penduduk yang akan melakukan sertifikasi tanah sesuai lokasi magang. Proses pengumpulan data yuridis yang dilakukan peserta magang akan didampingi oleh tenaga ahli dari BPN", pungkasnya.