Detail Berita

Image

Rabu (31/7), Universitas Dr Soetomo Surabaya (Unitomo) menggelar perayaan puncak Dies Natalis ke-38. Bertempat di Auditorium Ki Mohammad Saleh, acara tersebut dihadiri jajaran rektorat, pengurus yayasan dan juga sivitas akademika. Rektor Unitomo, Dr Bachrul Amiq dalam sambutannya mengatakan di usia 38 tahun ini, seluruh sivitas akademika harus mengingat seluruh jasa para pendiri dan pendahulu. “Kita harus mengingat bahwa para pendahulu dan pendiri sudah meletakkan landasan Unitomo ini dengan benar. Kini, usia 38 bukan usia yang mudah untuk dicapai. Butuh berjuangan yang tidak mudah. Dan memertahankan hingga tahun-tahun mendatang juga tidak mudah”, ungkapnya.

 

Bachrul Amiq menambahkan, Unitomo beberapa tahun terakhir ini telah mencapai titik tertentu yang sudah ditargetkan. Unitomo bisa meraih rangking 12 dari 375 perguruan tinggi swasta (PTS) yang ada di Jawa Timur. Tidak hanya itu, Unitomo sudah berada di urutan 93 dari sekitar 3 ribu lebih perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia. “Itu capaian luar biasa. Kita ini sudah punya semua yang dibutuhkan. Tinggal bagaimana kita mengembangkan ke depannya”, imbuhnya.

 

Diakui Bachrul Amiq, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unitomo sudah mulai menyerap dana dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) cukup besar. “Jika dua tahun lalu hanya terserap Rp 600 juta, kini sudah mencapai Rp 3 miliar. Itu tandanya kita sudah mulai berkembang. Penelitian dan pengabdian masyarakat juga sudah berkembang pesat. Kita harus tingkatkan,” tegasnya.

 

Selain itu, Unitomo juga sudah mulai memiliki berbagai macam perangkat. Jurnal yang tahun lalu berjumlah 25, tahun ini  ada enam yang terakreditasi Sinta. “Bahkan nilainya sudah setara B,” tandasnya.

 

Tidak hanya itu, dalam mengasah jika entrepreneur mahasiswa, saat ini Unitomo telah memiliki roadmap untuk pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Seluruh mahasiswa harus mengikuti mata kuliah kewirausahaan. Sehingga terus terwujud lulusan yang mandiri ke depannya. “Seiring perkembangan teknologi, Unitomo meluncurkan e-biz sebagai wadah atau market place mahasiswa dalam pengembangan ekonomi kreatif. Bahkan kita sudah punya dana bergulir untuk mereka yang benar-benar tertarik mengembangkan kewirausahaan”, ujarnya.

 

Unitomo ke depan kata Rektor penghobi bulutangkis ini harus lebih maju. Satu hal yang membuat Unitomo kuat adalah loyalitas para sivitas akademika khususnya para dosen, karyawan dan semua pihak, termasuk pihak yayasan. “Loyalitas akan tumbuh manakala pikiran benar. Pikiran benar jika disikapi dengan hari yang benar pula”, pungkasnya.