Detail Berita

Image

Berangkat dari aksi Aliansi Sipil Surabaya Menggugat, Kamis (26/09) lalu, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fotografi Communication Photography Club (Chipoc) Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) mengemasnya dalam Pameran Foto. Dengan mengangkat tema "Potret Parlemen Jalanan", UKM Ciphoc menyajikan 30 karya foto potret perjuangan mahasiswa dalam menyuarakan aspirasinya digelar hingga Jumat (11/10).

Bertempat di loby gedung F lantai 1, kegiatan pameran dibuka langsung oleh Suyanto, Wakil Rektor III. Dalam sambutannya Suyanto mengaku terkesan dengan pameran foto yang digelar UKM Ciphoc. "Banyak mahasiswa menyuarakan aksinya langsung dengan serempak ke depan gedung DPRD Jatim, namun UKM Ciphoc menuangkan aspirasinya melalui karya foto", ungkapnya, Senin (07/10).

Ditemui di sela kegiatan, Oky Abdul Saleh, Ketua Pelaksana pameran Potret Parlemen Jalanan UKM Fotografi Chipoc Unitomo menuturkan jika potret aksi mahasiswa 26 September 2019 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sekaligus edukasi kepada masyarakat luas khususnya kalangan civitas akademik lewat bingkai foto.  “Demokrasi sejatinya mampu mendidik rakyat untuk kritis dan melayangkan usulan untuk bersuara", ujar Oky.

Menurut Oky, setiap foto menjadi rangkaian cerita. Terlebih mengabadikan momen saat chaos bukan perkara mudah. Foto ini juga memotret untuk melawan RUU KUHP dan segala kebijakan UU kontroversial lainnya. “Memang tidak gampang karena bisa jadi mempertaruhkan nyawa sendiri seperti karya Ahmad Mukti yang berjudul Kami Bukan Sapi “ tandasnya.

Oky menambahkan, pameran foto yang digelar merupakan hasil karya dari tujuh fotografer UKM Cipchoc. Tujuh fotografer yang turut urun karya antara lain Ahmad Mukti, Patrik, Oky Abdul Saleh, Rachmaida, Robertus Risky dan sebagainya.