Detail Berita

Image

Untuk membantu pemetaan kebun, Sabtu (20/06) empat mahasiswa Prodi Teknik Geomatika didampingi Kaprodi Teknik Geomatika, Yunus Susilo, ST, MT, melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa Pengukuran Tanah Kas Desa Wonoagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang untuk perencanaan kebun buah yang akan dikelola BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) Desa Wonoagung.

Kaprodi Geomatika Unitomo Yunus Susilo, ST, MT bersama Mahasiswa dan Perangkat Desa Wonoagung

 

“Pelaksanaan pengukuran di lapangan akan dilaksanakan dua hari, mulai  Sabtu sampai Minggu 21 Juni,” kata Yunus.

Langkah ini untuk membantu pemetaan batas kebun dan situasi kebun, luas kebun, kelerengan kebun, situasi jalan tanah yang ada, letak tanaman kebun dan lainnya, yang nantinya akan digunakan sebagai peta rencana pengembangan Kebun Buah Desa Wonoagung. Nantinya akan ditanami berbagai macam buah khas Kecamatan Kasembon.

        Mahasiswa Prodi Geomatika Unitomo sedang praktik menggunakan Receiver GNSS

Mahasiswa Prodi Geomatika Unitomo sedang praktik pemetaan tanah di lokasi perkebunan Desa Wonoagung

Pengukuran menggunakan Receiver GNSS (Global Network Satelit System) tipe RTK (Real Time Kinematik) alat yang sudah dibekalkan cara pengoperasiannya pada Mahasiswa Teknik Geomatika di semester 1.

“Pemetaan dilakukan menggunakan alat terbaru ini menjadi sarana aplikasi mahasiswa Teknik Geomatika mempraktekkan Ilmunya untuk membantu secara nyata kepada masyarakat desa,” jelasnya.

Nantinya, pihak BUMDES mendapatkan data update existing kebun dan mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mempraktekkan Ilmunya dan berinteraksi dengan masyarakat desa.

         Mahasiswa Prodi Geomatika Unitomo bersama Bapak Edi Kepala Desa Wonoagung

“BUMDES juga terbantu dengan kegiatan pemetaan ini yang akan menghasilkan peta digital areal kebun yang akan digunakan perencanaan pengembangan kebun buah,” terangnya sembari menambahkan mahasiswa  Prodi Teknik Geomatika yang diturunkan di antaranya Mohammad Iqbal, Zidam Firmansyah, Elsye Novita, dan Nanda Ayu.

Sementara itu, menurut keterangan Ketua BUMDES, Sudaryono, lahan yang akan disiapkan untuk Kebun Buah seluas 4,5 Ha. Tahap awal sudah ditanam 1200 pohon jeruk dan pembuatan sistem pengairan tanaman jeruk. (AGBAR)