Detail Berita

Image

Rabu (27/01), Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Dr. Soetomo (FIA Unitomo) bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Keputih, Kecamatan Sukolilo Surabaya menggelar Webinar dengan mengangkat tema ”Inovasi Layanan Kesehatan di Puskesmas sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat I”. Kegiatan dilaksanakan secara daring atau online menggunakan zoom meeting sebagai media pertemuan.

 

Mengawali kegiatan, Dekan FIA, Amirul Mustofa mengungkapkan kegiatan ini merupakan ruang diskusi dalam menggagas inovasi layanan kesehatan di tengah Pandemi Covid-19 yang belum bisa dipastikan kapan berakhir. “Sebagai pemerhati kebijakan publik, Ini akan menjadi penting bagi kita dan peserta dalam memahami polemik yang sedang terjadi di tengah pandemi. Yang perlu diingat, pelayanan yang baik adalah pelayanan yang sesuai kebutuhan masyarakat di sekitarnya”, ungkapnya.

 

Kegiatan yang diikuti sekitar 150 partisipan ini menghadirkan drg. Dwiana Boediastika, Kepala Puskesmas Keputih, Kecamatan Sukolilo Surabaya dan Aris Sunarya, Kepala Pusat Studi Pelayanan dan Kebijakan Publik Unitomo sebagai narasumber. Dalam paparannya, Aris Sunarya mengatakan pelayanan publik di Indonesia saat ini, jauh berkembang dibandingkan tahun – tahun sebelumnya seiring perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat. “Seperti yang dikatakan oleh pak Amirul, Inovasi menajadi penting dalam pelayanan masyarakat guna memenuhi kebutuhan masyarakat itu sendiri. Di zaman now, menyediakan pelayanan berbasis online menjadi sebuah keutamaan, terlebih di tengah pandemi yang dituntut untuk sebisa mungkin menghindari adanya tatap muka”, jelasnya.

 

Menganggapi Aris Sunarya, drg. Dwiana Boediastika, Kepala Puskesmas Keputih, Kecamatan Sukolilo Surabaya mengatakan kondisi saat ini Puskesmas sebagai Fasilitas Kesehatan (Faskes) tingkat I berupaya untuk terus berinovasi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. “Di antaranya kami telah menelurkan beberapa inovasi diantaranya Sertifikat Berat Badanku (Serbatku), Grebek Jembatan Sehat (GJS), dan yang terpenting di era serba digital ini kami membuat inovasi Auto Respon WhatsApp (Aura)”, terangnya.