Detail Berita

Image

Senin (15/11), bertempat di Cafe Taman salah satu hotel ternama di Surabaya, Fakultas Pertanian (FP) Universitas Dr. Soetomo Surabaya (Unitomo) Gelar Sharing Session dengan Barto and Friend bagi mahasiswa tekonologi pangan pada mata kuliah bisinis kuliner. Review produk-produk hasil olahan mahasiswa sebagai langkah awal untuk dievaluasi oleh para ahli dibidangnya.

 

Dalam sharing ini dimentori langsung oleh Dosen Teknologi Pangan, Adhania Andika P. yang juga seorang ahli dalam bisnis kuliner. Mengawali kegiatan, Barto menyampaikan dunia industri khususnya pada teknologi pangan menjadi fokus yang musti diperhatikan dalam mengembangkan karir mahasiswa. "Jaman sekarang bisnis produk susah, karena semuanya tergantung trend. Yang tidak akan habis adalah dibidang pendidikan dan pangan. Bagaimana mengembangkan bisnis yang Anda miliki. How to sell? Bisa tipe A dari rasa ataupun tipe B dari pacaging", ujar Barto.

 

Barto menambahkan, terkait penjualan masa kini, hard selling sulit untuk dilakukan. "Saya harap setelah kami review produk-produk dari teman-teman mahasiswa ini juga turut membantu membuat UMKM dari teman-teman sendiri. Kuncinya yaitu communicate yang diarahkan nantinya", imbuh Barto.

 

Sementara dalam kesempatannya Rektor, Siti Marwiyah banyak membahas tentang program merdeka belajar yang berpengaruh dalam mahasiswa diantaranya adalah kemudahan praktik. "Program merdeka belajar harus dimanfaatkan teman-teman mahasiswa. Salah satunya yaitu kemudahan praktik, dengan membuat sebuah produk yang menarik kemudian bisa dikembangkan menjadi usaha", papar Siti.

 

Pada sesi itu pula, Siti berharap agar seluruh mahasiswa ini selalu mengoptimalkan potensinya sebagai mahasiswa teknologi pangan. "Saya harap agar seluruh mahasiswa memiliki kompetensi dan pengembangan yang kuat untuk mewujudkan bisnis mahasiswa sebagai UMKM yang unggul. Potensi  ini bisa dimanfaatkan mahasiswa dalam membuat produk untuk acara kampus sendiri, tolong ditekuni untuk kemajuan kita bersama”, kata Siti menutup paparannya.

 

Ditemui di sela-sela acara, Achmad Kusyairi, Dekan FP mengapresiasi mahasiswa dalam membuat produk-produk. "Ini menjadi langkah untuk evaluasi bagi kami, sehingga MOU diharapkan dapat dilakukan dengan pihak-pihak terkait dalam mensinergikan program merdeka belajar kampus merdeka seperti kata bu rektor", demikian pungkasnya.