Detail Berita

Image

Selasa (18/09), sebanyak 50 calon penerima beasiswa kuliah Program Studi D3 Teknologi Bank Darah Universitas Dr. Soetomo (Prodi D3 TBD Unitomo) dari Pemerinta Kota (Pemkot) Surabaya menjalani serangkaian seleksi. Kegiatan yang bertempat di Ruang RM Soemantri ini mendapatkan arahan dari Rektor Unitomo, Bachrul Amiq dan Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Aston Tambunan.

Dalam arahannya, Rektor Unitomo, Bachrul Amiq mengatakan kegiatan seleksi ini tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemkot Surabaya dalam segi pengentasan kemiskinan di dunia pendidikan. "Beasiswa ini menjadikan peserta memiliki lompatan kehidupan agar lebih baik dalam meningkatkan perekonomian keluarga, sehingga memiliki masa depan lebih baik", ungkap Doktor Bidang Hukum ini.

Senada dengan Rektor, Aston Tambunan, Sekretaris Dispendik Kota Surabaya menambahkan beasiswa ini kesempatan yang baik untuk jangka panjang kedepan dalam pengentasan kemiskinan. "Dengan pendidikan tinggi, ini memberi harapan mampu meningkatkan taraf ekonomi. Karena penerima beasiswa nantinya setelah lulus dipastikan langsung bekerja pada institusi-institusi kesehatan di Jatim", imbuh Aston.

Sementara itu, ditemui di sela kegiatan, Miftahul Khaitoh, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) mengatakan seleksi ini terdapat 3 tahap yang dilakukan dalam sehari di lingkungan kampus Unitomo. 3 tahap yang dimaksud meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) yang diawasi Tim Dispendik dan Dosen Fikes, kemudian tes kesehatan serta tes Wawancara yang dilakukan pihak PMI Kota Surabaya. "Peserta mengalami seleksi yang cukup ketat dalam mendapatkan beasiswa dari Pemkot Surabaya untuk masuk Prodi D3 TBD. Ini akan memberikan kualitas terbaik bagi peserta yang berhasil lolos seleksi", ujar Miftah.